The Answer of Decision

hello! 

aku mau pos ff yang sebenernya udah di pos di superjuniorff2010.

enjoy!

Author: ROME / Choikinassi.

 

 

Tittle: The Answer of Decision.

 

 

Cast:

  • Cho Kyuhyun

 

 

  • Choi Kina

 

 

  • Lee Sungmin

 

  • Song Victoria

 

 

 

Genre: AU!, Tragedy, Angst, Sad Tragic.

 

 

 

Rating: PG-15

 

 

 

Length: One-shot

 

 

 

Note:

Hello!

This is the second tale that I’ve sent here.

Enjoy!

 

 

Warning for a killing session! I’ve warned you before!

 

 

 

 

 

Choi Kina’s Point of View

 

.

 

 

 

.

 

 

Aku berjalan tertatih menuju kamar mandi setelah membersihkan bercak darah yang mengotori hampir seluruh bagian dari belahan pisau lipatku — The Nesmuk —  di wastafel tadi. Wanita ini memang berat sekali, ah bahkan ketika ia mati pun masih menyusahkan ku saja. Usai membawanya ke kamarku, aku membungkus badannya dengan kain tebal berwarna hitam, kemudian dibalut lagi dengan plastik tebal transparan berukuran tebal, dan memaksa memasukkannya kedalam koper Polo biru legam-ku, yang nanti kemudian akan kukeluarkan lagi mayatnya nanti di dalam kamarnya, seolah-olah ia bunuh diri.

Jangan tanya mengapa aku bisa masuk kekamarnya karena ia adalah sepupu jauhku. Benar-benar lebih rumit dari yang sebelumnya. Tetapi ini semua demi cinta, demi hubunganku dengan dia.

Takkah kalian tahu, aku selama ini selalu mengkonsumsi Capecitabine untuk menghilangkan bekasi sidik jariku secara permanen. Sebenarnya ini adalah obat khusus penderita Kanker, tetapi mengingat efeknya yang bagus untuk melancarkan kegiatanku —membunuh—  dan walaupun aku terkadang harus terkena radang di telapak tanganku, aku rela. Ini semua demi masa depanku, Kyuhyun-ku.

Kejam? Ya, aku memang sangat amat kejam. Tetapi, bagi siapa saja yang berada di posisiku, mungkin ia akan mencoba berfikir untuk melakukan apa yang telah menjadi kegiatan rutin ku selama 3 bulan belakangan ini.

Membunuh wanita, siapapun itu.

Yang membuat dunianya yang semula hanya diriku, menjadi berpaling kearah wanita lain.

 

 

 

 

 

************

 

 

 

“Kyuhyun-ah, kau tidak tahu mengenai kabar kematian adik kelas yang 2 hari lalu kau ajak santap siang?” Tanya Sungmin panik kearah Kyuhyun-ku.

M… Mwoya? B-bagaimana bisa, Hyung? Bahkan kemarin siang kami masih berkirim pesan mengenai soal Kalkulus yang sukar diselesaikannya. Tidak mungkin Hyung ,ia bisa meninggal secepat itu.” jawab Kyuhyun cepat sembari mengambil ponsel-nya ke dalam rogohan saku celananya, sekedar memeriksa bahwa mereka memang berkirim pesan kemarin.

Kyuhyun-ah, kenapa kau begitu sulit untuk percaya?

“Menurut perkataan teman sekelasnya, ia meninggal  karena bunuh diri, tidak ada yang tahu apa motifnya. Karena, tidak ditemukan bekas memar lebam ataupun suntikan dari bagian tubuhnya.  Hanya bekas tusukan saja, itupun pisaunya berada di genggaman tangannya sendiri, dan setelah sidik jarinya diperiksa, hanya jarinya saja yang membekas di pisau tersebut. Keluarganya menolak untuk mengotopsi Seohyun dan mengikhlaskan kepergian putri bungsunya. Aish, bahkan Seohyun meninggalkan surat di atas ranjangnya sebelum ia pergi menginap ke rumah temannya.” Ujar Sungmin panjang sambil menatap Kyuhyun yang mulai menunduk sedih.

Ah, kau terlihat begitu peduli padanya, Kyuhyun-ah.

J-jinjjayo? Aku harus memberi penghormatan terakhir kepadanya. Mata kuliah sekarang hanya Kimia Dasar saja ‘kan, Hyung? Aku izin pergi sekarang, Annyeong.” Pamit Kyuhyun yang menurutku sangat terburu-buru, sampai ia meninggalkan Paper nya di bangku taman.

Bahkan kau terlihat sangat terpukul mendengar kematiannya.

Apa arti diriku untukmu, Kyuhyun-ah?

 

 

 

 

************

 

 

 

 

 

Semula aku hanya bisa mengintip kecil dibalik jubah dan kacamata hitam yang kukenakan. Bukan, aku bukan bermaksud untuk simpati terhadap ibu Seohyun yang terus terisak sembari mengelus-elus bingkai foto Seohyun. Aku hanya ingin mengintip, melihat bagaimana keadaan Kyuhyun sekarang. Kelihatan sekali kalau ia memang benar-benar terpukul, tetapi kuyakin itu hanya bertahan sebentar saja. Karena, aku akan datang menghiburnya dan mengajaknya kembali ke duniaku.

Apa kurang nya diriku untukmu, Kyuhyun-ah?

 

 

 

 

 

************

 

 

 

 

 

Annyeong Oppa, mau makan siang bersama?”

“Berhenti menggangguku! Bahkan kita telah putus semenjak 3 bulan yang lalu.” Desisnya pelan kearahku yang sedari tadi tersenyum lebar.

“KALAU KAU TIDAK MAU MAKAN SIANG BERSAMAKU, AKU AKAN MENCOBA MENUSUK GARPU INI KE PERUTKU!”

“Cukup! Kau tahu mengapa aku tidak bisa selalu bersamamu? Kau itu terlalu posesif, Kina-ya! Kau itu terlalu berlebihan! Terlalu mengagung-agungkan aku! BAHKAN SEPERTINYA KUTUKAN MU ITU BENAR, SEMUA WANITA YANG AKAN KUDEKATI SELAIN DIRIMU, AKAN MENINGGAL SECARA TRAGIS!” teriak Kyuhyun kuat yang diiringi dengan sikap frustasinya.

“A-aku… hanya takut kehilanganmu, Oppa. Ijinkan aku mencintaimu, Oppa, sekali ini saja. Tolong beri aku kesempatan.” pintaku lemah kearahnya yang mulai iba akibat perkataanku. Kumohon Kyuhyun-ah, lihatlah aku sekali ini saja.

“Ah- sudahlah, tidak gunanya berbicara dengan gadis keras kepala sepertimu.” Ujarnya lelah sembari membereskan tas nya yang tergolek di samping badannya.

 

aku harus mendapatkan hatimu lagi , Oppa. Apapun caranya itu.’

 

 

 

 

************

.

 

.

 

 

End of Kina’s Point of View.

 

 

 

 

 

*********

 

 

 

 

 

“Bagaimana dengan targetmu selanjutnya?”

“Dia… cukup keras kepala, Harabae. Tetapi, kupastikan dalam kurun waktu seminggu ini, aku akan melaksanakan tugasku secepatnya. Aku… sudah rindu untuk bermain-main, Harabae. Ku yakin, kekuatanku akan segera pulih dan ritual ini akan terus berlanjut.”

“Jangan terlalu banyak bermain-main, cepatlah laksanakan tugasmu. Aku sudah terlalu renta untuk meneruskan ritual ini. Kau adalah cucuku satu-satunya. Dan ibumu adalah satu-satunya penerus keturunanku.”

Arrasseo, Harabae.”

 

 

 

 

 

*********

 

 

 

 

 

Choi Kina’s Point of View.

 

Hari ini kulihat Kyuhyun-ku berjalan berdampingan dengan wanita lain, lagi. Setelah kutelisik, namanya adalah Victoria — Song Victoria. Keturunan Cina-Korea yang menganut kepercayaan Atheis, berbeda dengan Kyuhyun-ku yang taat agama. Sepertinya kali ini Tuhan tidak akan menghukumku terlalu berat jika akan membunuhnya, Tuhan tidak suka umat Atheis, ‘kan?

 

Samar-samar kudengar derap langkah kakinya yang mulai mendekati persembunyianku — kursi tunggu di lorong menuju Fakultas Teknik — jurusan yang Kyuhyun-ku ambil.

 

“Bagaimana jika kita nanti makan siang di kantin ujung, Oppa? Aku yang traktir, deh, kan Oppa sudah membantuku mengerjakan soal Kimia tadi. Mau ya, Oppa?” tawarnya dengan genit dan sok imut dihadapan Kyuhyun-ku. Andwae, Oppa.

 

“Bagaimana yah? Hmmm, yasudahlah, hei aku ini banyak makan, asal kau tahu saja, Qiannie, hahaha” suara tawa renyahnya mengalun indah di telingaku, tunggu dulu, Qiannie?

 

“Wuahhh, Oppa memanggil ku dengan nama kecil ku yah, Oppa masih ingat?”

 

“Bagaimana aku bisa melupakan nama seorang gadis kecil cerewet yang selalu menempeli ku dulu semasa taman kanak-kanak di Cina.” Oh, ternyata mereka berdua adalah teman kecil. Baik, Victoria-ssi, kau adalah tandinganku sekarang!

 

Oppa~ jangan seperti itu dong! Aku kan tidak secerewet itu. Lagian dulu kau santai saja jika ku omeli.”

 

Arra, Qiannie sudah dewasa sekarang, hei aku sudah lapar sekali! Kkajja~” ujarnya lembut sembari mengacak sayang rambut Victoria. Hei, bahkan tangan itu hanya boleh digunakan untukku. Lihat saja nanti malam, bahkan pertunjukan belum dimulai, Victoria-ssi.

 

 

 

End of Kina Point of View

 

Apgujeong,

Flutty City Apartment,

Late Thursday.

 

 

 

 

“Terima kasih yah, Oppa sudah menemaniku membeli kado untuk temanku. Bahkan Oppa juga mengantarku sampai di apartemen. Sesekali main lah kesini, Oppa. Aku suka jenuh sendiri soalnya, semenjak Appa meninggal, Eomma jadi bersikeras ingin tinggal di Cina terus sih.”

 

“Sama-sama, Qiannie, kalau aku sudah tahu alamatmu, apalagi alasanku untuk tidak berkunjung kemari? Sepertinya sudah masuk jam makan malam, aku pulang dulu ya? Kau tak apa kan kutinggal sendiri?”

 

“Ya! Bahkan aku sudah tinggal sendirian sejak setahun lalu, kau masih mau meragukan kemampuan bela diriku? Tak perlu khawatir, Oppa. Aku bisa jaga diriku sendiri.” Angkuh Victoria kearah Kyuhyun yang mulai jengah dengan sikap percaya diri Victoria yang sering muncul.

 

“Hei, kenapa kau menjadi percaya diri sekali? Arrasseo, aku pamit pulang ya, Annyeong.” Pamitnya pulang sembari melambai kearah Victoria yang sedari tadi tersenyum kecil.

 

“Aku tinggal menunggu kedatanganmu, sayang. Kita akan segera melakukan pertunjukan hebat malam ini.” Kekehnya senang seraya mendongak kelangit, melihat jendela apartemennya dari luar.

 

 

 

 

************

 

 

 

 

Choi Kina’s Point of View

 

 

 

Aku mengendap-endap pelan menaruh bungkusan kado yang kuhiasi se-apik mungkin, yang ku letakkan disamping pintu apartemen Victoria, kira-kira berjarak 1,5 meter dari pintu apartemennya. Ini sengaja kulakukan, tidak lain adalah untuk mengecoh dirinya. Sungguh, aku tidak mengetahui dirinya sejauh aku mengenal para korban-korban ku selama ini. Aku bukan sepupunya, bukan, apalagi temannya. Padahal selama ini, koneksiku terhadap teman wanita dekat Kyuhyun-ku selalu luas dan tepat. Aku, merasa ada yang berbeda dengan diri Victoria, entah apalah itu dan biasanya instingku selalu benar. Semoga saja pisau andalanku ini bisa membunuhnya dengan sekali tebas.

Ah, berbicara tentang kado tadi, aku sengaja meletakannya tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat dengan pintu apartemen Victoria. Sesuai strategiku, nantinya Victoria akan membuka pintunya, kemudian ia melihat kadoku tanpa menutup pintunya dan BAM! Aku mulai masuk menyusup ke apartemennya untuk melanjutkan rencana-rencana ku selanjutnya.

Menurut pantauan ku tadi, ia dan Kyuhyun-ku pergi sebentar ke daerah Myeondong untuk mecari sesuatu yang pastinya tidak penting untukku. Sebenarnya jarak antara Myeondong dan apartemen ini tidaklah terpaut jauh, tetapi mengapa mereka terlalu lama? Sebaiknya setelah urusan ini nantinya selesai, aku akan memesan kamera pengintai mini yang akan kuletakkan di leher Kyuhyun, aku tidak ingin dia menghilang dari jangkauanku, dari eksistensiku dan dari penglihatanku. Tak akan pernah.

 

DRAP

DRAP

Derap langkah kaki nya mulai samar-samar memasuki indra pendengaranku. Itu dia! Yang kutunggu sedari tadi rupanya sudah datang, aku harus segera bersembunyi di — AH! Dibalik bunga bonsai itu saja.

Ia mulai berjalan kearah pintu dan tak lupa memasukkan kode pengamannya, dan Voila! Akhirnya dia melihat kadoku! Ini adalah kesempatanku masuk menyusup. Setelah aku masuk, aku mulai mencari-cari tempat persembunyian  yang aman dan pandanganku tertuju pada mini bar di ujung utara apartemennya.

Kemudian ia masuk kekamarnya, aku menunggunya dengan bosan sembari mengelus-elus belahan pisauku, sekedar mengukur apakah pisau ini masih pantas untuk nantinya aku tusukkan tepat dijantungnya. Membayangkannya saja aku sudah terkikik senang.

SRAK

SRAK

Loh, bukannya tadi ia ke kamar? Bagaimana bisa ada bunyi di sekitarku?

“AWWW! S-Sakit sekali, sakit! Lepaskan aku, lepaskan!” rontaku kuat saat Victoria mencekik leherku dari belakang, dan menyeretku keruang tengah. Astaga bagaimana ia bisa tahu?

“Oh, Kina-ssi, ternyata kau tamuku malam ini. Kau tahu tidak? Kalau kau datang ke apartemen ini, sama artinya kau menyerahkan kepalamu untuk kupenggal secara sadis. Aku sudah lama mengincarmu, hn?” ujarnya kasar sembari mengikat tanganku di kursi kayunya dengan tali tambang. Apa maksudnya?

“A-Apa maumu, Victoria-ssi? Katakan apa maumu, Hah?”

“Mauku? Apakah kau masih pantas bertanya seperti itu? Jelas-jelas kau yang menyusup ke apartemenku! JANGAN KIRA AKU TAK TAHU RENCANA BUSUKMU!”

“Bagaimana kau bisa tahu? Cih, dari awal memang aku sudah curiga padamu. Kau adalah suruhan bayaran, ‘kan? Katakan, berapa uang yang diberikan oleh ayah dan ibuku sehingga kau bisa melakukan seperti ini padaku.”

Ia mendecih jijik, “Dibayar? Bahkan hartamu tak sebanding dengan harta ku di Cina sana. Aku bukan suruhan lelaki tuamu, aku adalah diriku sendiri yang memang sedari dulu ingin membunuhmu! Apa kau tak mau mengetahui alasanku?” balasnya pelan sembari menyodorkan ujung pisau tajam di depan leherku. Oh tidak, kali ini kurasa aku takkan selamat! Tetapi jangan bersenang hati dulu, aku adalah pembunuh berdarah dingin yang jauh diatas mu!

“Eh, kau mulai membanggakan dirimu lagi, Kina-ssi?”

“B-bagaimana bisa kau… membaca… fikiranku?” ujarku terbata, takut. Wanita ini siapa sebenarnya?

“Hahaha, ini adalah pertunjukan menarik rupanya. Biar kujelaskan, aku adalah Klan pengikut Setan yang diharuskan mengambil jantung seseorang yang telah membunuh 13 orang. Dan sampai saat ini, kalau tidak salah, kalau aku tidak terbunuh korban mu sudah berjumlah 13, ‘kan?” aku tidak mengerti itu tebakan atau tidak, yang pasti itu adalah benar, Seohyun adalah korbanku yang ke-13. Klan pengikut Setan? Ilusikah?

“YA! JANGAN MENGADA-NGADA! MANA ADA DIDUNIA INI HAL ILUSI SEPERTI BUALANMU, NONA SONG!”

“Kau tak percaya, hn? Biar kubuktikan sekarang juga kalau kau mau.”

Tiba-tiba gadis sialan ini memiliki 2 tanduk merah di puncak kepalanya dan OH! Matanya berubah menjadi merah menyala dan IA BISA MEMBAKAR VAS BUNGA TEPAT DISAMPINGKU!     

“Bagaimana, kau masih mau tidak mengakuiku? Yasudah, sekarang kau banyaklah berdoa pada Tuhan yang kau agungkan itu, karena sebentar lagi kau beserta dosa-dosamu itu akan kulempar ke neraka! Hahaha” tawa Iblis itu mulai berderai, lagi. Tiba-tiba terbesit rasa kekesalanku terhadap semua dosa-dosa yang selama ini kuperbuat. Jika aku berhasil lolos dari kepungan setan ini, aku berjanji akan dibaptis ulang.

“Sayangnya kau takbisa di baptis, kau sudah kotor, kita satu sama.” Lontarnya kejam kearahku yang mulai meringis kesakitan mencari letak pisau lipat di saku belak—

“Mencari ini? Wah, sepertinya aku harus membakarnya.”

“Andwae! Andwae! Kumohon jangan bunuh aku, berikan aku satu kesempatan lagi! Aku ingin menyatakan perasaanku dulu kepada Kyuhyun Oppa. Jebal,”

“Kau fikir aku adalah malaikat pencabut nyawamu? No, no! tidak bisa! Tetapi, bermain sedikit denganmu sepertinya tidak masalah. Baik, aku memberimu satu kesempatan, dan kau harus menggunakannya dengan baik. Bukan, aku bukan ingin berlagak seperti malaikat, aku juga sayang kepada Kyuhyun Oppa dan aku cukup mengapresiasi perasaanmu ini, dengan begitu aku tidak perlu repot-repot membunuh para teman wanita yang dekat dengan Oppa, karena sudah kau lenyapkan semua. Hahaha”

“Sialan kau, JANGAN KAU COBA-COBA UNTUK MENDEKATI KYU — AWW! SAKIT! YA TUHAN SAKIT SEKALI!” tiba-tiba ia menggores wajah sebelah kiriku dengan kuku tajamnya, rasanya sakit sekali!

“Itu adalah pembalasan setimpal, jadi mau terima tawaranku? Ingat kau jangan coba berniat untuk kabur, Arrasseo?”

 

 

 

 

 

End of Kina Point of View.

 

 

 

 

************

 

 

 

 

 

Kyunghee University,

Class A,

Faculty of Technic Architecture,

Early Friday.

 

Oppa, nae naekkoya~” ujarnya pelan.

Mwo? Apa yang kau katakan, Kina-yah? Hmm?” Tanya Kyuhyun pelan dengan dahi mengkerut, tidak biasanya Kina seperti ini.

“Saranghae!”

DEG

Dugeun, Dugeun.

Nado.” Balas Kyuhyun tenang sambil tersenyum.

Mwo? Bagaimana Opp —”

Kyuhyun mulai menarik paksa tengkuk Kina untuk menghentikan pembicaraannya. 

“Dari dulu aku mencintaimu, aku hanya tidak suka sikap posesifmu, Kina-yah. Menurutku kau terlalu berlebihan. Tetapi maukah kau merubah sikapmu?” ujar Kyuhyun lembut sembari menatap tepat ke mata coklat bening Kina, teduh.

“Maafkan aku, Oppa. Bagaimana jika kita mengulanginya dari awal?”

“Tak apa, aku selalu menyayangimu dan terserah kita memulainya dari mana, yang penting kau merubah sikapmu. Jeongmal Saranghae, Kina-yah. Maafkan kelakuanku yang selama ini kasar dan — ”

CHU!

“Kita satu sama, Oppa. Hehehe.”

“Ya! Kau!”

 

 

 

 

************

 

 

 

 

“Aku harus pergi dari sini! Aku harus bisa menghindar dari Setan itu! Bahkan derajat manusia lebih tinggi daripada derajat perempuan Iblis seperti dia!” lontarnya kalut sembari membereskan pakaiannya asal dan amburadul. Fikirannya benar-benar bercabang, terbagi untuk Kyuhyun dan Victoria.

“Ya Tuhan! Apakah aku bisa mengelabui fikirannya? Bantu aku kali ini saja, Tuhan, Ku mohon.” Tengadahnya kearah langit-langit kamarnya, berucap ampun atas dosa nya membunuh para wanita yang tak bersalah selama ini.

Dengan tergesa-gesa ia mencari kunci mobil di nakas sebelah tempat tidurnya, dan

PRANG

Dia menjatuhkan lampu tidur, jam, aksesoris ponsel dan mug cantik, hadiah dari Kyuhyun dulu.

“Mencari ini, dear?” tiba-tiba Victoria muncul dari balik pintu kamar Kina yang memang sedari tadi terbuka, sambil memutar-mutarkan kunci mobil Maserati Kina di ujung jari telunjuk kanannya.

“B-bagaimana bisa, kau?”

“Kau fikir aku tak tahu tentang rencana busukmu, hmmm? Kau berniat untuk kabur, mencoba melanggar perjanjian kita. Berniat kabur ke Mokpo, hn?”

“Sialan kau! Ternyata Kyuhyun Oppa selalu mencintaiku! Bagaimana bisa dengan… bodohnya aku membunuh… begitu banyak orang tak bersalah?” sesalnya merasa bersalah,

“Hei, peranku disini bukanlah sebagai wanita berhati malaikat yang menyadarkan dosa-dosamu selama ini! Cepatlah serahkan dirimu sekarang atau aku akan menggunakan cara kasar!” gertak Victoria geram , sambil menggertakkan giginya kesal kearah Kina yang mencoba mengulur waktu.

Ani! Kau fikir aku bodoh, hah? Kalau bisa kau tangkap aku!” balasnya tak mau kalah sembari mengeluarkan pistol kaliber kecil dari balik saku jaketnya dengan awas kearah wajah Victoria yang menyeringai remeh.

“Bahkan tubuhku tak dapat ditembus oleh timah panas kecil seperti itu, coba saja.” Tantangnya seraya melebarkan kedua tangannya kesamping.

DOR

DOR

DOR

Peluru yang sedari tadi Kina tembakkan hanyalah menembus jantung Victoria, seolah tubuhnya adalah bayangan transparan. Sontak membuat Kina ketakutan dan berteriak meronta ketika Victoria menyeringai, mencekik leher Kina sampai membuat Kina melayang dari marmer apartemennya.

“Adakah kata terakhir yang ingin kau ucapkan, hn?” seringainya licik seraya mengeratkan lagi cekikan tangannya di leher Kina. Bahkan wajah Kina sudah mulai membiru, bahkan pias mengeras.

“A-Akhu… T-Tolong AKHH!” rontanya kuat kesana-kemari,

Akhirnya Victoria melepaskan cekikannya dari leher Kina setelah puas melihat wajah pucat membiru-nya Kina. Setelah itu, Kina langsung jatuh tersungkur kebawah dan mulai bernafas terengah-engah.

“Ini baru awal dari segalanya, Kina-ssi.”

SRAK
CTAS

BYUR

“AKHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!” jerit Kina kesakitan setelah Victoria merobek bagian dadanya, dan mengambil jantung Kina yang bahkan masih berdetak di genggamannya.

Sontak Kina langsung tewas di tempat. Darahnya bersimbahan dimana-mana, di lantai, tempat tidur, bahkan lemari pun terkena noda cipratan darah Kina, akibat Victoria yang terlalu kasar merobek bagian tubuhnya.

Kemudian, Victoria memasukkan jantung tersebut kedalam sebuah kotak, seperti peti kecil, yang nantinya akan ia serahkan kepada Kakeknya. Jangan Tanya bagaimana ia bisa membersihkan seluruh bercak kamar diruangan Kina. Dalam sekali jentikan jari, semuanya kembali rapi, bersih seperti semula.

Mata yang tadinya berwarna merah menyala, kini mulai berubah berangsur-angsur menjadi kecoklatan bening, bak mata polos. Bagaimana dengan mayat Kina? Ah! Sepertinya ia harus menggunakan trik yang sama ketika Kina membunuh para wanita yang mendekati Kyuhyun dulu — metode, yakni menganggap dirinya seolah bunuh diri.

Harabae, aku telah menepati janjiku, bukan?”

 

 

 

***********

 

 

 

 

“Kerja bagus, Qiannie. Berikan aku peti itu, dan jantung ini harus kita bawa ke Tuan Agung, ia telah menunggu kita sedari tadi. Sebaiknya kau merubah bentuk wajahmu, Qiannie. Aku telah menyiapkanmu tiket keretamu ke Mokpo. Mangsamu selanjutnya adalah lelaki, ia bernama Donghae — Lee Donghae. Arrachi?”

Harabae! Aku sudah lelah, bagaimana jika aku berlibur sebentar? Aku mau menemui Kyuhyun Oppa dulu!” bentaknya gusar sambil melihat kuku-kuku dewinya yang sempat rusak sebab pernah menggores pipi Kina.

“JANGAN SAMPAI JATUH HATI PADANYA! KALIAN BERDUA ITU BERBEDA!” lontarnya tajam setengah memaki sambil menghentakkan tongkatnya ke lantai dengan kuat.

“Hmmm, Arrasseo Pak tua!”

“YA! KAU INI!”

 

.

 

 

.

 

 

.

 

 

Semua yang ada didunia, memiliki sesuatu hukum alam, yakni karma. Sekecil maupun sebesar apapun perbuatan keji yang kau lakukan, akan mendapatkan balasannya. Baik selama kau didunia, di alam arwah maupun di alam reinkarnasi. Berhentilah berburuk sangka kepada orang lain.

 

 

 

FIN

 

 

Wah akhirnya end juga (walaupun tetap gaje!) aku benar-benar mengharapkan komentar kalian, soalnya masih baru buat! Kritikan pedas juga gapapa, biar aku bisa improve skill aku lagi hehehe. Salam kenal!

 

ROME (Remember of Me Everyday)

Iklan

Lirik (Romanization) Fantastic – Henry Super Junior M

Helooooo!

 

Huahhh baru kali ini nge-post setelah sekalian lama vakum (sok writer terkenal!)

 

Kali ini aku bakal post lirik Super Junior M – Henry!

setelah mengeluarkan mini album pertama, TRAP barengan Kyuhyun dan Taemin, sekarang Henry ngeluncurin mini album kedua yang berisi 6 track, yakni FANTASTIC.

MV ini bercerita tentang seorang laki-laki yang jatuh cinta kepada seorang wanita, dan ia rela merubah sikap dia demi wanita yang dicintainya tersebut. Album ini berisi 4 tracks yang dibuat kru musik Henry, “NoizeBank” dan juga oleh Chanyeol (EXO), Hoya (INFINITE), dan Kang Seul Gi (SMROOKIES)

 

Huahhh, gak usah banyak cincong langsung cekidootttt

 

Henry – Fantastic

 

Yo~ girl you fantastic (you know that)

You make me fly~ baby I don’t know~

Jeorinan eobseotji sarangi

Meomchwijocha moreunui songi

woo~ Sarangiran geu mimyohan Game

Nan neul igyeoman wasseotdago

Jinjihanjeokjocha eobtdago

woo~ Eusseukgeorineun nayeosseotneunde

Deo joheun namjaga doego sipge hae

Jinjja namjaro taeeonagehae

Nae ireumeul bulleojun nega

O hwansangjeogeun nega

Neoreul seontaekhan iyu

Nae sarme gajang keun seonmul

Nal nopi kkeureoollinikka

It’s gonna be Fantastic

 

Woah~ oh oh oh~

Jeongmal joheun geoya gidaehae

It’s gonna be Fantastic

Woah~ oh oh oh~

Sesanghan geu isangeul julge

It’s gonna be Fantastic

 

Hurricanecheoreom momajideon

Nae jasinjocha nal moreudeon

Woo~ jiljuman hadeon naege

Weomu gwihan nega angyeo wa

Tteugeopgo jageun hyeseongcheoreom wa

woo~ eon simjangeul nogyeobeoryeosseo

 

Deo joheun namjaga doego sipge hae

Jinjja namjaro taeeonagehae

Nae ireumeul bulleojun nega

O hwansangjeogeun nega

Neoreul seontaekhan iyu

Nae sarme gajang keun seonmul

Nal nopi kkeureoollinikka

It’s gonna be Fantastic

 

woah~ oh oh oh~

jeongmal joheun geoya gidaehae

It’s gonna be Fantastic

woah~ oh oh oh~

Sesanghan geu isangeul julge

It’s gonna be Fantastic

 

Neon gamdongiya teugbyeolhae

Modeun geol sijaghal su itge hae

Hwansangae kkumsogae dabeul chajanaesseo

Neoui kkeutdo yeogsi naigil Yeah

 

Deo joheun namjaga doego sipge hae

Jinjja namjaro taeeonagehae

Nae ireumeul bulleojun nega

O hwansangjeogeun nega

Neoreul seontaekhan iyu (Fantastic~)

Nae sarme gajang keun seonmul (take me high~)

Nal nopi kkeureoollinikka

It’s gonna be Fantastic

 

woah~ oh oh oh~

Jeongmal joheun geoya gidaehae

It’s gonna be Fantastic

Woah~ oh oh oh~

Sesanghan geu isangeul julge

It’s gonna be Fantastic

 

The Collection’s of Super Junior’s MV

Hell-o!

annyeong!

Setelah lama hiatus dan aku memang gak berbakat “banget” dalam kegiatan hal tulis-menulis dikarenakan sering mengalami Block Writer yah, walaupun masih stadium 3 tetapi udah berpengaruh buat aku yang awalnya malas menjadi tambah malas-_- 

so, aku mau buat post sesuatu yang “different”,, bukan fanfictions, buka news update about SJ, terus apadong? sulap? jeng… jeng… jeng… #apasih-_-

ya! aku akan buat post tentang seluruh koleksi MV Super Junior, dari jaman bopung (miris bgt kalo liat Kyuhyun jaman bopung dulu-_-) sampai tahun 2013 ini. memang sih gak semua resmi dari channelnya SMTOWN tapi direcommended deh xixixi

oke, aku udah kebanyakan nulis yang gak penting?-_-

yaudah, cekidoottt…

1.  Miracle ( album pertama “Super Junior05 (TWINS)”, 5 Desember 2005)

ini tentang keajaiban, bagaimana Super Junior bisa memulai debut musik, yah seperti itu deh, aku juga kaga ngerti amat-_-

2. U ( single, 2005)

ini versi Korea.

kalo yang versi China:

3. Pajama Party

kalo ininih, lagunya salah satu sub Super Junior, yaitu Super Junior-H (Happy)

4. One Love

5. Sorry Sorry Answer

6. Sorry Sorry Full MV

7. Sorry Sorry Dance Version

8. Rokkugo (Super Junior T)

9. Cooking Cooking (Super Junior H)

10. TWINS

11. Marry U

12. Happiness (haengbok)

13. It’s You

dance only version

14. Dancing Out

15. Me (Super Junior -M)

16. Perfection (Korean Version)

Perfection (Chinese Version)

17. Super Girl (Korean Version)

Super Girl (Chinese Version)

18. Blue Tomorrow

19. Don’t Don

20. Bonamana

21. No Other

22. Acha

A-cha Dance Version 1

A-cha Dance Version 2

23. SuperMan

24. Santa You’re The One

25. Victory Korea

nothing Kyuhyun Here T.T

26. Mr. Simple

27. Sexy, Free And Single

28. SPY

SPY dance version

29. Break Down (Super Junior-M)

Chinese Version

30. Opera (Japanesse Version by avexnetwork)

ini short version T.T short melulu nihhehe

kalo yang full cr: KyAh Nguyễn

31. Promise You (Super Junior – K. R. Y.)

short version, Japanesse version by avexnetwork

kalo full version cr: The3F90

32. FLY (Super Junior K. R. Y.)

33. hanamizuki (Super Junior K. R. Y.)

credit: mygreatfriends

copyright: SMTOWN avexnetwork

34. HERO

Japanesse Version

 

kalo ininih semacem duo atau apalah aku gangerti-_-

•EunHae Oppa Oppa (MV  Directors By Shindong)


ini Oppa Oppa juga, cuma versi Korean oleh SMTOWN

kalo ini oppa oppa tapi Japanesse Version, dari avexnetwork

busseett banyak amet versinya bang hae sama akang Hyuk-_-

•ini EunHae juga, cuma judul lagunya beda, yaitu

I Wanna Dance

ini versi Jepang( sejauh ini Korea juga belom ada) tapi yang short version by avexnetwork

nah, kalo yang ini versi full nya, cr:kpoplovetown12

•nah ini biasku, Kyuhyun.

dia sama Henry dan Taemin berkolaborasi #eaaa

•Trap

 

fyuhh #lapkeringetpakesaputanganKyudiMVTrap

akhirnya selesai jugaa, eh misalnya kalo ada MV yang belum aku cantumin secara lengkap, kasi tau aku yaaa, kan manusia juga bisa punya salah yakan?

okeeee leave comment yaak

Hann

regards,

Han Haneul